Membangun kekayaan mental manusia demi kehidupan yang lebih bernilai

Lee Chong Wei Gantung Raket

Lee Chong Wei, pebulutangkis profesional Malaysia, mengumumkan pensiun dari bulutangkis melalui konferensi pers pada hari Kamis, 13 Juni 2019. Bertempat di Menara KBS, Putrajaya, atlet berusia 36 tahun itu didampingi oleh Menpora Malaysia, Syed Saddiq Abdul Rahmad, Presiden Badminton Association of Malaysia (BAM), Datuk Seri Norza Zakaria, serta sang istri, Wong Mew Choo.

“Saya berada di sini untuk mengumumkan pensiun setelah bersama-sama BAM selama 19 tahun. Ini keputusan yang sulit, saya perlu waktu sebulan untuk memutuskannya. Saya mengambil keputusan ini berdasarkan observasi terakhir di Jepang,” kata Lee.

Ia mengaku ingin fokus pada kesehatan setelah pada Juli 2018 lalu didiagnosa mengidap kanker hidung.

Lee Chong Wei berlinang air mata dalam konferensi pers.

Memang, Lee Chong Wei telah mendapat perawatan kesehatan intensif di Taiwan, segera setelah divonis kanker. Segala sesuatu tampak berjalan lancar.  Pada November 2018, ia menyatakan dirinya tidak berniat pensiun dan bertekad untuk ikut serta pada Olimpiade Tokyo 2020, bahkan kembali berlatih pada Januari 2019.

Namun dalam pemeriksaan di Jepang baru-baru ini, Lee diberi delapan kuesioner terkait kondisi kesehatannya. Dari kuesioner tersebut, tim dokter menyimpulkan ia tidak cukup prima untuk melakukan kegiatan berintensitas tinggi, salah satunya adalah bermain bulu tangkis secara kompetitif.

Setelah mengumumkan pensiun, Lee Chong Wei menghaturkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya.

“Saya ingin berterima kasih kepada semua warga Malaysia dan orang-orang di KBS serta ISN,” katanya. “Terima kasih kepada semua pelatih saya, Daruk Misbun Sidek, Datuk Tey Seu Bock, dan Hendrawan.”

Sekadar tahu. Lee Chong Wei pensiun dengan status Raja Super Series karena sepanjang karier profesionalnya ia sukses merebut 46 gelar super series.

Lee juga mengoleksi empat gelar juara All England (2010, 2011, 2014, 2017); tiga perak Olimpiade (2008, 2012, 2016); tiga perak (2011, 2013, 2105) dan satu perunggu (2005) Kejuaraan Dunia; satu perak (2010), dua perunggu tunggal putra Asian Games (2006, 2014); dua perunggu dari beregu Asian Games (2006, 2014),dua emas Kejuaraan Asia (2006, 2016) dan dua perunggu Kejuaraan Asia (2017 dan 2018).

BAM mencatat Lee Chong Wei menjadi pebulutangkis nomor satu dunia total selama 367 pekan, dengan 199 pekan beruntun. Atlet bergelar Datuk ini juga menjadi satu-satunya pebulutangkis Malaysia yang menempati papan atas dunia dalam enam tahun beruntun (2008-2014).

Lee Chong Wei ketika menjuarai All England 2017

Mengenai prestasinya ini, sang legenda bulu tangkis ini mengaku masih menyimpan rasa sesal.

“Saya menyesal tidak bisa meraih gelar juara dunia dan medali emas Olimpiade. Sekarang saya tidak bisa bermain pada Olimpiade 2020, karena kesehatan lebih penting. Semoga ada atlet Malaysia lain yang bisa dan saya akan mendukung mereka,” tutup Lee.

Spread the love

Leave a Comment