Skip to content
Membangun kekayaan mental manusia demi kehidupan yang lebih bernilai

Kegagalan Adalah Sumber Kekuatan Untuk Meraih Sukses

Pepatah Tiongkok kuno mengatakan, “Kegagalan adalah sumber kekuatan untuk meraih kesuksesan”.

Sukses dan gagal selalu berjalan beriringan secara alami dalam kehidupan setiap insan manusia. Saat kita sedang berada di bawah, tak perlu putus asa dan patah semangat. Sepanjang nyawa masih di kandung badan, jiwa dan pikiran mampu bekerja dengan optimal, selalu ada harapan.

Justru, saat kita sedang berada di bawah itu, sikap dan mentalitas kita sedang diuji dan dimatangkan untuk menjadi lebih baik. Sebab, gagal sejatinya terjadi karena setidaknya tiga hal.

Pertama, gagal terjadi karena memang waktunya belum tepat atau matang. Pasar belum siap atau belum terlalu memahami apa yang kita sediakan/tawarkan.

Kedua
, penyebab kegagalan biasanya adalah cara yang dilakukan cenderung salah. Sudah berusaha mati-matian, berjuang dengan sangat keras, namun hasil belum maksimal. Biasanya, jika gagal karena kesalahan sendiri—dengan evaluasi menyeluruh—akan bisa dilakukan koreksi. Hasilnya, jika benar diperbaiki, malah kegagalan yang terjadi akan jadi sumber inspirasi untuk meraih sukses sejati.

Ketiga
, penyebab kegagalan yang paling sering dilakukan—disadari atau tidak—adalah karena kurang ulet. Banyak orang yang justru menyerah saat sukses sudah selangkah lagi. Padahal, hanya dengan menahan diri sekeras mungkin, dengan berjuang sekali lagi, di depan, sukses sudah menanti.

Pengalaman Pribadi

Saya sendiri pernah mengalami kegagalan yang sangat pahit. Kala itu, saya memberanikan diri berhenti dari pekerjaan. Satu-satunya tekad kala itu adalah ingin menjadi bintang film dengan modal ilmu kungfu dan berpenampilan cameraface. Tapi, angan yang sudah menggebu itu ternyata berujung pada kegagalan. Akibatnya, saya pun menganggur tiga bulan.

Dengan menahan penderitaan kegagalan, saya pun kembali kerja. Tapi, embrio untuk menjadi bintang film tak hilang sedikit pun. Akhirnya, untuk mengumpulkan modal, saya membuka perguruan kungfu. Saat itu, saya justru meningkatkan impian guna menjadi bintang film di Hongkong. Sebuah impian yang dianggap mustahil oleh banyak orang. Tetapi, belajar dari kegagalan masa lalu, saya terus berjuang memoles diri. Hingga, akhirnya, tahun 80-an saya berhasil mendapat kontrak film untuk menjadi bintang film di Taiwan. Inilah tonggak yang makin menguatkan pikiran saya, bahwa kegagalan hanyalah proses menuju keberhasilan. Dengan berjuang lebih keras lagi, lebih gigih lagi, kita pasti menemukan cara untuk menggapai impian.

Tetap Bersyukur

Berkaca dari pengalaman pribadi, dan kisah pengalaman orang-orang sukses yang banyak beredar, saya belajar untuk: tetap bersyukur saat gagal. Sebab, itu artinya, kita masih diberi kesempatan untuk memperbaiki diri. Dan, syukurilah pula saat sukses dengan tidak terjerumus pada kesombongan! Yakni, dengan mengingat bahwa jalan masih panjang. Sehingga, apa pun hasil yang kita raih, akan membuat kita menjadi pemenang sejati kehidupan. Dan, kita pun akan meninggalkan “nama” harum untuk dikenang.

Salam sukses, Luar Biasa!!

Spread the love

Leave a Comment





Scroll To Top