Skip to content
Membangun kekayaan mental manusia demi kehidupan yang lebih bernilai

Inilah Sosok di Balik Kesuksesan ZARA

Bagi Anda penggemar fashion, pastinya familiar dengan merek ZARA, perusahaan yang memproduksi pakaian dan aksesoris wanita, pria dan anak-anak yang berasal dari Spanyol. Tapi tahukah Anda siapa sosok di balik kesuksesan retail ZARA?

Dia adalah Amancio Ortega Gaona, tidak banyak yang tahu mengenai sosoknya karena sifatnya yang menutup diri dari media. Lahir pada 26 Maret 1936, di Busdongo de Arbás, León, Spanyol sebagai anak bungsu dari empat bersaudara. Amancio berasal dari keluarga yang kurang mampu. Ayahnya bekerja sebagai petugas rel kereta api, sementara sang ibu adalah seorang asisten rumah tangga.

Ortega berhenti sekolah pada usia 14 tahun untuk membantu ekonomi keluarga. Pada masa remajanya, ia pernah bekerja sebagai pengantar pesanan di sebuah perusahaan tekstil. Di sanalah dia bekerja dengan sangat keras dan belajar dasar-dasar bisnis. Pada tahun 1975, bersama dengan istrinya saat itu Rosalia Mera, mereka membuka toko pertama mereka, yang dinamakan Zorba, sesuai nama film favorit Rosalia. Namun tak lama kemudian, karena protes dari pemilik bar di dekat tokonya yang memiliki nama sama, Ortega mengubah nama Zorba menjadi Zara.

Ide ZARA sebagai perusahaan “fashion imitator” yang memproduksi pakaian mengikuti model trend fashion ternama kelas atas dengan harga terjangkau (produksi di Spanyol, Portugal, dan Maroko), mendapat sambutan yang sangat baik dari konsumen sehingga berkembang dengan pesat. Strategi pemasarannya juga tergolong unik dan berani. Ortega lebih memfokuskan pada ekspansi toko daripada promosi melalui iklan di berbagai media.

Pada tahun 1980-an, Ortega mulai mengubah proses design, pabrik, dan distribusi untuk menghemat waktu dan merespon trend baru dengan cara yang lebih cepat yang dia sebut dengan “instant fashion”. Menggunakan kemajuan teknologi informasi dan kelompok desainer terpilih, strategi ini membuat ZARA semakin berkembang hingga berhasil ekspansi ke berbagai negara.

Saat ini ZARA menjadi salah satu merek andalan yang tergabung dalam Inditex Group (sebuah perusahaan retail fashion group besar di dunia), mengoperasikan lebih dari 6.600 toko di 77 negara, yang juga memiliki merek terkenal lainnya seperti Massimo Dutti, Bershka, Oysho, Pull and Bear, Stradivarius, Tempe, dan Uterque.

Dengan kesuksesan yang diraihnya, Ortega tetap menjadi sosok yang low profile. Hingga tahun 1999, tidak pernah ada satupun fotonya yang dirilis. Ortega tetap pergi ke coffee shop yang sama setiap hari dan makan siang bersama dengan para pegawainya di kantin perusahaan. Dia menolak untuk mengenakan dasi dan memilih untuk menggunakan seragam kerja yang sederhana seperti blazer biru, kemeja putih, dan celana panjang abu-abu. Dia juga tetap aktif terlibat dalam proses produksi dan desain di perusahaan.

Pada tahun 2000, Ortega tampil di depan publik untuk pertama kalinya jelang persiapan IPO (Initial Public Offering) perusahaannya, dan pada saat itu dia hanya memberi izin wawancara kepada tiga orang jurnalis saja. Sifatnya yang penuh rahasia itulah yang pada akhirnya berujung pada pembuatan buku berjudul Amancio Ortega: de cero a Zara (From Zero to Zara).

Tahun 2011, Ortega memutuskan untuk pensiun dari Inditex, perusahaan yang melahirkan rantai toko ZARA. tips sukses Ortega, yakni segera berikan apa yang diinginkan konsumen, terus berinovasi, dan kirim barang lebih cepat dari siapapun.

Pada saat ini total kekayaan Amancio Ortega sebesar $ 70 triliun dan menjadi salah satu orang terkaya di Eropa, dunia, dan salah satu retailer tersukses dunia.

Luar Biasa!

Spread the love

Leave a Comment





Scroll To Top