Skip to content
Membangun kekayaan mental manusia demi kehidupan yang lebih bernilai

Hidup Damai dan Harmonis Bersama Keluarga Besar

Memiliki tempat tinggal sendiri setelah beranjak dewasa dan menikah adalah impian setiap orang. Namun terkadang ada beberapa faktor yang membuat Anda harus kembali tinggal serumah dengan orang tua atau mertua Anda sendiri. Hal ini tentu membawa banyak sekali perubahan, dan bisa jadi menimbulkan masalah yang sebelumnya tidak pernah ada.

Menurut Christina Steinorth-Powell, seorang psikoterapis dan penulis buku Cue Cards For Life, menetapkan sebuah peraturan sejak awal adalah salah satu kunci terpenting dalam menjaga hubungan yang baik dan harmonis. Menurut April Masini seorang penasihat hubungan dan penulis, berikut adalah 5 hal yang paling sering menjadi masalah dan solusinya:

Issue#1: Uang siapa, untuk tagihan apa? Gas, listrik, tv berlangganan, telepon, dan lainnya.
Make it work: “Siapa yang berpenghasilan paling besar bertanggung jawab untuk sejumlah besar tagihan dan yang lain berkontribusi sesuai dengan kemampuan terbaik mereka.” Cara adil dan rata dalam membagi pembayaran tagihan sangat masuk akal, jika semua yang tinggal dalam rumah memiliki penghasilan. Namun bila tidak, maka dari awal harus ditetapkan secara gamblang. Kontribusi bantuan tidak selalu harus berupa uang. Kontribusi waktu dan tenaga juga bisa ikut membantu dalam menjaga agar keadaan dalam rumah bersama keluarga besar harmonis.

Issue #2: Perang pekerjaan rumah tangga. Siapa yang cuci piring, cuci baju, dan masih banyak lagi!
Make it work: Tinggal di satu rumah dengan begitu banyak anggota keluarga berarti akan banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan. Yang terpenting adalah kerja sama, buat jadwal dan mengatur siapa yang giliran masak, cuci piring, cuci baju, menyiram kebun, dan sebagainya. Menurut April “yang terpenting adalah memiliki rumah yang bahagia, dimana semua orang berkesempatan untuk mencoba apa yang mereka sukai.”

Issue #3: Kurangnya ketenangan dan privasi dalam rumah
Make it work: Sebaiknya diskusikan bersama dan buat list peraturan yang berhubungan dengan level kebisingan yang bisa diterima dan atur jadwal untuk masa tenang. Dan untuk mereka yang gemar tidur larut malam dan mendengarkan musik atau menonton dengan volume besar, solusi mudahnya adalah dengan menggunakan headphone.

Issue #4: Kurangnya kebersihan dan kerapihan dalam rumah (baju yang berantakan dan berserakan, cucian piring yang menumpuk, sampah yang melebihi tempatnya…)
Make it work: Beberapa masalah kebersihan terkait dengan masalah keselamatan (masa penyimpanan makanan di dalam kulkas, mainan anak yang harus dibereskan agar tidak mencelakakan). Selain itu, kebersihan juga berkaitan dengan keindahan rumah. Sebaiknya diskusikan dengan keluarga besar Anda agar bisa memuaskan semua pihak yang tinggal satu atap. Misalnya menciptakan “zona bersih” di area ruang utama, juga mengatur anak-anak agar selalu menaruh seragam dan tasnya di dalam kamar.

Issue #5: Menjaga kesopanan itu penting!
Make it work: Kebanyakan orang tidak terbiasa untuk mengetuk pintu dahulu dan menunggu jawaban, sebelum masuk. Juga bisa saja membicarakan hal yang dianggap tabu dan masih terlalu menyakitkan untuk diungkit (masalah perceraian yang baru saja terjadi, tingkah laku anak) dan masih banyak lagi. Menjaga kesopanan sangat penting agar setiap anggota yang tinggal di dalamnya merasa dihormati dan dihargai.

Ketika tinggal serumah dalam keluarga besar, kemungkinan besar akan menimbulkan banyak masalah. Namun tidak ada masalah yang tidak bisa diatasi, hanya saja prosesnya mungkin membutuhkan waktu (untuk menyatukan pandangan satu keluarga besar).

 

Spread the love

Leave a Comment





Scroll To Top