Skip to content
Membangun kekayaan mental manusia demi kehidupan yang lebih bernilai

Cerita Motivasi

Cara Untuk Bahagia

Alkisah, ada seorang raja yang ingin mencari kebahagiaan. Maka, dipanggillah orang pintar di kerajaannya untuk mencarikan rasa bahagia untuk raja. Setelah berpikir, beberapa hari kemudian, orang tersebut mendatangi raja sembari membawakan sebuah berlian sangat elok yang keindahannya mengundang decak kagum banyak orang. Baginda menerima berlian itu dengan senang hati. Beberapa hari, berlian itu dipakainya sebagai…

Read More

Orkestra Kehidupan

Dikisahkan, ada seorang bapak tua sedang mengunjungi anaknya di kota. Suatu sore, saat senggang, dia berjalan-jalan di seputar perumahan. Tiba-tiba terdengar bunyi suara yang menyakitkan telinga tuanya. Mengikuti arah suara yang mengganggu itu ke sumbernya, tampak seorang anak kecil sedang belajar bermain biola. “Ngiiik!! Ngook!! Ngiik!! Ngokk!” Untuk pertama kalinya si bapak tahu tentang alat…

Read More

Kemandirian Untuk Sukses

Di siang hari yang cerah, tampak seorang ibu di depan pintu rumahnya kedatangan seorang pengemis muda. Ia tampak berpakaian lusuh, berbadan dekil, dan sebelah tangannya kurang lengkap. Si pemuda berkata sopan, “Ibu yang baik, bolehkah saya minta sedikit makanan dan minuman, saya dari pagi belum makan. Tolong beri sedekah makanan pada orang seperti saya, Bu.”…

Read More

Kisah Anak Kerang dan Pasir Pantai

Alkisah di sebuah lepas pantai, beberapa ekor kerang kecil sedang bermain-main diterjang ombak pantai yang terlihat tenang. Namun, dalam sebuah sapuan ombak yang tiba-tiba datang, satu buah kerang tiba-tiba menjerit kesakitan. Rupanya, ombak yang menerjangnya membawa pasir laut yang tajam masuk ke dalam tubuh di cangkangnya. Kerang kecil itu pun mengadu pada ibunya. Sambil terus…

Read More

Tegar Layaknya Boneka Shaolin

Dikisahkan, di sebuah desa, hidup seorang nenek bersama cucunya yang baru beranjak remaja. Orangtua cucu ini telah meninggal dunia karena kecelakaan. Mereka hidup sangat miskin dan mendiami sebuah gubuk yang sudah reyot. Setiap hari sang nenek bekerja mengumpulkan ranting pohon di hutan dekat tempat tinggal mereka dan menjualnya untuk menyambung hidup mereka berdua. Hingga suatu…

Read More

Ketegaran dan Kesabaran

Alkisah, sepulang dari sekolah, Putri datang kepada ayahnya yang sedang membaca koran di teras belakang rumah. “Ayah,” sapa Putri dengan kepala tertunduk dan nada suara yang murung. Sambil menurunkan koran yang sedang dibacanya, sang ayah memandang putrinya yang beranjak remaja itu. Ia tahu, ada sesuatu yang menjadi beban pikiran anak kesayangannya itu. “Ada apa, Nak?…

Read More

4 Jalan Kebahagiaan

Alkisah, ada seorang pemuda tampak mendatangi seorang tua bijak yang tinggal di sebuah desa yang begitu damai. Setelah menyapa dengan santun, si pemuda menyampaikan maksud dan tujuannya. “Paman, saya menempuh perjalanan jauh ini sesungguhnya untuk menemukan jawaban, bagaimana caranya membuat diri sendiri selalu gembira dan bahagia serta sekaligus bisa membuat orang lain selalu gembira?” Sesaat,…

Read More

Kita Tidak Bisa Menyenangkan Semua Orang

Alkisah pada suatu hari seorang pengusaha mebel mendapati seorang pria datang memarahi dirinya. Orang tersebut datang dengan membawa sebuah kursi sofa yang terbuka jahitannya. Ia marah karena merasa sudah membeli dengan harga cukup mahal, tetapi ternyata sofa itu mudah rusak. Dengan sabar, si pemilik toko pun meladeni dengan penuh perhatian. Singkatnya, ia pun bersedia membantu…

Read More

Taman atau Tempat Sampah?

Alkisah ada seorang tukang kebun yang sangat mencintai setiap pohon, tanaman, dan bahkan semak-semak kecil yang tumbuh di tamannya. Begitu sayangnya, sehingga ia tidak pernah sekali pun membuang dedaunan yang menguning dan dahan-dahan yang layu. Semua itu dibiarkannya tetap berada di dalam taman itu. Lama-kelamaan, setiap tempat kosong di taman kecilnya itu penuh dengan tumpukan…

Read More

Manisnya Hidup, Kita yang Tentukan

Pada suatu masa di Tiongkok, hiduplah seorang jenderal besar yang selalu menang dalam setiap pertempuran. Karena itulah, ia dijuluki “Sang Jenderal Penakluk” oleh rakyat sekitar. Suatu ketika, dalam sebuah pertempuran, ia dan pasukannya terdesak oleh pasukan lawan yang jumlahnya lebih banyak. Mereka melarikan diri hingga akhirnya terdesak ke pinggir jurang. Pada saat itu, para prajurit…

Read More
Scroll To Top