Skip to content
Membangun kekayaan mental manusia demi kehidupan yang lebih bernilai

Cerita Motivasi

Ubahlah Sudut Pandang

Alkisah, suatu hari, seorang ayah muda membawa anaknya yang baru berusia sekitar 4 tahun untuk bermain di taman hiburan. Mereka sedang menantikan parade menyambut ulang tahun taman hiburan tersebut yang akan digelar mulai petang hari. Setengah jam sebelum atraksi dimulai, si ayah mengajak anaknya menuju tempat menunggu yang dianggap paling strategis untuk menonton parade. Tak…

Read More

Ulat Kecil yang Berani

Dikisahkan, ada seekor ulat kecil sejak lahir menetap di daerah yang tidak cukup air, sehingga sepanjang hidupnya, dia selalu kekurangan makanan. Di dalam hati kecilnya ada keinginan untuk pindah dari rumah lamanya demi mencari kehidupan dan lingkungan yang baru. Tapi dari hari ke hari dia tidak juga memiliki keberanian untuk melaksanakan niatnya. Hingga suatu hari,…

Read More

Anggrek dan Pohon di Hutan

Alkisah, di sebuah hutan, terdapat sebuah bunga anggrek yang tumbuhnya menempel pangkal batang sebuah pohon besar. Anggrek sangat nyaman bersama sang pohon karena selain bisa mendapat makanan yang cukup, ia juga terlindung dari teriknya sinar matahari dan derasnya air hujan yang mengguyur. Namun, suatu kali, bencana besar datang. Angin bertiup kencang saat itu, disertai hujan…

Read More

Membuka Kesadaran

Alkisah, ada seorang murid baru yang diperintah oleh gurunya untuk mengambil air di dekat sebuah sumur yang terletak di belakang perguruan. Si murid pun bergegas menuju ke belakang untuk melaksanakan tugas yang diperintahkan. Tanpa berpikir panjang atau mempelajari situasi di sekitar sana, pikiran dan langkah kakinya langsung tertuju pada sumur dan ember untuk menimba air.…

Read More

Mencari Jam Emas Ayah

Alkisah, suatu hari, seorang bangsawan yang kaya raya ingin menghadiahkan sebuah jam saku emas kuno kepada salah satu anaknya di hari ulang tahunnya nanti. Si bangsawan mempunyai tiga orang anak yang sama-sama dicintainya, tetapi hanya mempunyai satu jam emas. Maka, dibuatlah semacam kompetisi. Nantinya, anak yang dapat mencari dan menemukan jam tangan itulah yang akan…

Read More

Sopir yang Sabar

Sopir yang Sabar

Suatu kali, di sebuah siang yang sibuk, seorang pemuda melambai menyetop taksi di jalan. Ia tampak sangat tergesa-gesa. Wajahnya tegang, seperti ada beban berat yang harus diselesaikannya saat itu juga. Sebuah taksi berhenti menghampiri pemuda tersebut. Si pemuda segera membuka pintu dan bergegas masuk ke dalamnya. “Ke gedung di jalan utama ya Pak. Mohon cepat,…

Read More

Pagar dan Paku

Dikisahkan, ada seorang saudagar yang masih muda usia, berwajah tampan, dan hidup bergelimang harta kekayaan. Sayangnya, sikapnya sangat sombong, mau menang sendiri, suka menyinggung perasaan orang lain, bahkan sering menindas orang-orang kecil di sekitarnya. Karena tabiat buruk tersebut, ia pun mulai dijauhi oleh orang-orang di sekitarnya. Merasa dirinya makin tersingkir, pikirannya galau dan hatinya dipenuhi…

Read More

Maafkan Dia

Dikisahkan, suatu hari saat pulang dari sekolah, tingkah si bungsu tiba-tiba menjadi pendiam, murung, dan lesu. Sang ibu, walaupun sedikit khawatir tapi tahu bahwa tidak lama kemudian anaknya pasti akan bercerita kepadanya. Benar saja. Malam hari saat sekeluarga bersantai, si bungsu menghampiri ibunya dengan gontai dan berkata, ”Bu, tadi di sekolah aku dipanggil oleh pak…

Read More

Aku yang Salah

Suatu hari, di sebuah negeri, seorang pemimpin hendak memberikan penghargaan kepada keluarga yang bisa dijadikan teladan di wilayahnya. Karena itu, ia mengutus pejabatnya untuk mencari siapa-siapa saja keluarga yang layak mendapat penghargaan tersebut. Sang pejabat pun segera menunaikan tugasnya, mendatangi satu per satu keluarga yang dianggap layak mendapatkan kehormatan tersebut. Salah satunya, kelurga terpandang tinggal…

Read More

7 Langkah Kesabaran

Alkisah, di sebuah negeri, tinggallah seorang kakek tua yang terkenal karena kebijaksanaannya. Banyak orang dari berbagai tempat datang kepadanya untuk meminta nasihat. Suatu hari, datang ke situ, seorang pria muda. Sesampai di hadapan kakek, ia berkata, “Kakek, saya merasa tidak bahagia. Saya seorang pemarah dan punya emosi yang labil.  Tolong saya, bagaimana cara mengendalikan emosi…

Read More
Scroll To Top