| Misi : Membangun Kekayaan Mental Manusia Indonesia Demi Kehidupan Yang Lebih Bernilai | ||
| Slogan : Bosan kita menderita ! Saatnya Bersama ! Bangun Indonesia ! | ||
| Kalender November 2008 | ||||||
| S | M | T | W | T | F | S |
| 1 | ||||||
| 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 |
| 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 |
| 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 |
| 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 |
| 30 | ||||||
| • Herman Kwok |
| Selasa, 12-Pebruari-2008 |
| 09:29:08 WIB |
| Salah Tempat |
| • Herman Kwok |
| Selasa, 26-Juni-2007 |
| 14:21:02 WIB |
| Ctrl + Z |
| • Herman Kwok |
| Jumat, 11-Mei-2007 |
| 11:00:48 WIB |
| Branding... Siapa Butuh? - Bagian 1 |
| • Herman Kwok |
| Jumat, 26-September-2008 |
| 12:03:33 WIB |
| Sudahlah, Saya Maafkan |
| Tempat Tissue |
| Tulisan Kuning |
Success is My Right
|
View Shopping Product |
|
Peragu ( 1 Komentar ) Rating Artikel : Oleh : Herman Kwok "Saya selalu lamban mengambil keputusan dan terlalu banyak pertimbangan. Seorang yang peragu, apa masih bisa berubah ya? Bagaimana caranya?" tanya seorang wanita muda kepada saya dalam suatu pelatihan, beberapa waktu yang lalu. Ia adalah staff baru yang berumur sekitar 25-an. Dari penampilannya, terkesan type pemalu dan pendiam. "Seringkali peluang yang ada hilang karena saya tidak dapat mengambil keputusan cepat." lanjutnya. Tentu saja mempertimbangkan masak-masak suatu keputusan adalah penting. Tetapi jika terlalu lama keputusan diambil bisa merugikan diri sendiri. Sempat pula saya ceritakan ilustrasi yang umum tentang kepribadian peragu bahwa tidak mengambil keputusan sama dengan mengambil keputusan. Seseorang yang terjebak kebakaran di lantai IV sebuah ruko dihadapkan pada pilihan:
Orang yang peragu biasanya sulit sekali menentukan pilihan, padahal hidup ini terbentuk dari pilihan-pilihan. Sejak balita hingga meninggal setiap bangun tidur kita selalu dihadapkan pilihan. Waktu balita kita memilih mau lari atau jalan. Mau telan makanan atau memuntahkannya. Mau teriak atau nangis. Setelah dewasa bangun tidur memilih mau langsung mandi atau sarapan dulu, sikat gigi dulu atau makan, berangkat kerja naik motor, mobil atau kendaraan umum. Demikian seterusnya hingga pilihan penting yang menentukan perjalan hidup misalnya memilih bidang kuliah, memilih pasangan dsb. Kadang-kadang untuk mengurangi keraguan, kita ikut saja keputusan orang lain. Kondisi saya yang sekarang adalah akibat pilihan-pilihan di masa lalu. Kalau saya dulu menjaga makanan, rajin berolah raga dan aktif berinvestasi maka kondisi sekarang kemungkinan besar akan lebih baik. Tentu saja ada faktor luar yang berpengaruh. Kembali ke pertanyaan di atas tadi, jawabannya adalah kepribadian seorang peragu dapat dirubah. Menurut konsep DISC dari William Moulton Marston, untuk merubahnya dibutuhkan 3 hal:
Satu hal lagi yang sangat penting adalah jangan menyesal dengan keputusan salah yang telah diambil, tapi cukup dijadikan pelajaran untuk tidak diulangi. Perasaan menyesal akan melukai jiwa sendiri dan membuat seseorang menjadi takut mengambil keputusan di masa depan. Herman Kwok Director of SemutApi Colony www.semutapi.com
|
|||||
![]() | |||||
| Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA Komentar Artikel : | |||||
| • | Tanggal Komentar: Senin, 14-Juli-2008; 08:35:22 | ||||
| Nama Pengirim Komentar : rini ( trin_ps@yahoo.com ) | |||||
| "terima kasih sekali atas ditulisnya artikel ini karena saya termasuk orang peragu meskipin usia saya sudah 35 tahun. Tak ada kata terlambat bukan ? sekali lagi terima ksh. wish me luck " | |||||
Komentar Lainnya | |||||
|
|||||
|
( View : 1205 | Refer : 4 | Print : 56 | Rate :
8.00 / 1 Votes )
| |||||
| Artikel Selanjutnya | |||||
| Penjudi Yang Sadar - Senin, 07-Juli-2008; 17:11:39 | |||||
| Bulu Ayam - Selasa, 08-Juli-2008; 08:47:08 | |||||
| Dalam Keheningan Peta Solusi Akan Tampak Lebih Jelas - Rabu, 09-Juli-2008; 08:39:59 | |||||
| Mengatur Ulang Konsep Diri - Rabu, 09-Juli-2008; 09:16:15 | |||||
| Menjadi Pemimpin Rendah Hati - Kamis, 10-Juli-2008; 08:39:08 | |||||
| Artikel Sebelumnya | |||||
| Tindakan Nyata Bukan Hanya Sekedar Kata-kata - Sabtu, 05-Juli-2008; 12:20:00 | |||||
| What Is Success - Jumat, 04-Juli-2008; 10:00:09 | |||||
| Seperti Jenderal Di Medan Perang - Rabu, 02-Juli-2008; 08:57:37 | |||||
| Klik, Hidup Anda Telah On - Selasa, 01-Juli-2008; 09:02:21 | |||||
| Harga Bunuh Diri - Senin, 30-Juni-2008; 11:57:50 | |||||
| Pengunjung Kemarin | 3706 |
| Pengunjung Hari Ini | 2760 |
| Online | 31 |