Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Contact AW
 
Dengarkan talk show “Andrie Wongso - Success Wisdom & Motivation” di jaringan radio Sonora, setiap hari Selasa. pukul 07.05 WIB-08.00 WIB (Live Interaktif Motivation). Jaringan radio Sonora: Jakarta - FM 92.0, Surabaya - FM 98.0, Yogyakarta - FM 97.4, Palembang - FM 102.6, Pontianak - FM 96.7, Bangka - FM 101.1, Semarang - 98.9 FM, Ria Solo - FM 98.8, Serambi Aceh – FM 90.6, Raka Bandung - FM 98.8,Eltira Yogyakarta – FM 102,1, bPost Banjarmasin – FM 97.2. Program ini juga dapat didengarkan melalui live streaming di Indovision Channel 506, kompas.com, dan andriewongso.com/radio.
Entrepreneur Corner
Penulis : Agoeng Widyatmoko
Selasa, 13-Mei-2008
Pada tulisan sebelumnya, saya mengungkapkan soal dana SOS alias dana penyelamat. Nah, inilah pembahasannya...

Susun Budget Setiap Kebutuhan

Dari awal memulai usaha, ada baiknya kita langsung memisahkan secara tegas kebutuhan yang kita perlukan untuk usaha dengan kebutuhan keluarga. Dan, tegaslah pada keputusan memisahkan dana tersebut. Jangan sampai, saat kebutuhan keluarga sedang mendesak, uang untuk usaha langsung dipakai. Begitu juga sebaliknya, saat usaha butuh dana lebih, jangan pula sembarangan mengambil jatah uang keluarga.

Hal ini penting untuk terus diingatkan. Sebab, saat di awal membuka usaha, biasanya tanpa sadar, saking semangatnya, kita sering mengambil jatah uang keluarga agar bisnis berjalan lancar. Akibatnya, saat uang keluarga hendak dipakai, begitu mengetahui rekening, banyak yang sudah berkurang. Hal ini tentu sangat mengganggu keuangan secara keseluruhan.

Karena itu, susun dengan pasti budget yang kita butuhkan. Kalau perlu, buatlah secara detail apapun kebutuhan itu. Misalnya, jatah keluarga disusun berdasar kriteria untuk uang makan, uang belanja, uang pendidikan, uang rekreasi, dan lain yang direncanakan sebelumnya. Kemudian misalnya untuk jatah usaha, disusun berdasar kebutuhan sewa tempat, bayar karyawan, belanja barang modal, bayar iklan, dana cadangan, dan dana lain yang juga sudah direncanakan berdasar kebutuhan.

Olah Dana Receh
Biasanya, kita sering mengacuhkan uang-uang kecil di sekitar kita. Baik itu dalam pecahan ratusan maupun seribuan. Apalagi, kalau digunakan membayar kebutuhan seperti bayar uang parkir, memberi pengamen, membeli kebutuhan kecil seperti klip, pulpen, tinta, serta aneka barang berharga relatif murah lainnya. Padahal, uang receh ini kalau kita mau menyimpannya, kadang bisa jadi dana cadangan yang cukup membantu.

Saya punya kebiasaan menyimpan uang receh logam sisa ke dalam kotak atau celengan. Tanpa sadar, saat saya membuka untuk mengetahui isinya, jumlahnya sudah mencapai angka yang cukup lumayan. Dan, inilah yang sering saya jadikan dana cadangan untuk uang kebutuhan keluarga. Dengan begitu, saat ada kebutuhan mendesak untuk kepentingan keluarga, uang receh ini bisa dimanfaatkan.

Selain hal tersebut, ada lagi hal yang perlu ditegaskan dalam soal "uang receh" ini. Sebab kadang, saat memulai usaha, uang-uang kecil yang kita pakai untuk membeli barang tertentu, sering tidak kita catat. Akibatnya, tanpa sadar, kita lupa ke mana membelanjakan uang tersebut. Misalnya, saat mendadak membeli barang tertentu, kita asal ambil saja karena harganya yang relatif murah. Yang seperti ini, biasanya yang justru akan menggerogoti keuangan kita tanpa disadari. Karena itulah, kita perlu mengelola "uang receh" agar bisa memaksimalkan keuangan keluarga dan usaha.

Siapkan Rencana Cadangan

Kadang, berbagai hal dan kemungkinan terjadi di luar kendali. Karena itu, sudah sepantasnya kita menyiapkan exit plan. Sehingga, kala usaha goyang tak karuan, kita masih bisa mencari alternatif jalan keluar yang paling memudahkan. Misalnya, kalaupun terpaksa meminjam uang, cari pinjaman yang realistis bunganya. Atau, misalnya kehabisan dana cair, mana saja aset yang bisa diuangkan segera, harus ditentukan sejak awal. Sehingga, kita tidak asal jual aset yang nantinya justru berujung pada penyesalan.

Begitulah, menyiapkan dana SOS perlu ditentukan sejak awal. Jadi, kalau terjadi apa-apa yang kurang mengenakkan, semua sudah bisa diantisipasi dengan kepala dingin dan hati gembira. Bagaimana, sudah adakah cadangan SOS Anda?
( View : 2444 | Refer : 0 | Print : 151 | Rate : 0.00 / 0 Votes )
Artikel Selanjutnya :
Positive Thinking Attitude (Entrepreneur Corner) - Kamis, 22-Mei-2008
Menarilah Dan Menyanyilah Sesuka Hatimu.. (Entrepreneur Corner) - Rabu, 28-Mei-2008
How To Run A New Business (Entrepreneur Corner) - Selasa, 03-Juni-2008
Straight Way To Win (Entrepreneur Corner) - Selasa, 10-Juni-2008
Memilih Bisnis Perlu Ketekunan (Entrepreneur Corner) - Kamis, 12-Juni-2008
Artikel Sebelumnya :
Bayi-bayi Bisnis (Entrepreneur Corner) - Rabu, 23-April-2008
Berani Saja Tidak Cukup (Entrepreneur Corner) - Rabu, 09-April-2008
Good Investment (Entrepreneur Corner) - Senin, 24-Maret-2008
BuatAction Plan Buat Diri Anda Sendiri (Entrepreneur Corner) - Sabtu, 15-Maret-2008
Atur Doong Keuangan Kita... (Entrepreneur Corner) - Selasa, 11-Maret-2008
Menu Artikel
»   Kumpulan Catatan Andrie Wongso
»   Kumpulan AW Artikel
»   Kumpulan Artikel Tetap
»   Kumpulan Artikel Anda
»   Kumpulan Ada Ada Saja
»   Kumpulan AW Corner
»   Kumpulan AW Inspirational Video
»   Kumpulan AW Jokes
»   Kumpulan Campus Corner
»   Kumpulan English Corner
»   Kumpulan Entrepreneur Corner
»   Kumpulan Family Corner
»   Kumpulan Health Corner
»   Kumpulan Peristiwa Luar Biasa
»   Kumpulan Serba Serbi
»   Kumpulan Sports Corner
»   Kumpulan Success Story
»   Kumpulan Tahukah Anda
Mau Berbagi ?
Sahabat-sahabat yang LUAR BIASA... Cerita, Motivasi, Semangat ada tidak hanya untuk diri sendiri, tapi alangkah baiknya kita berbagi bersama.
Untuk itu mari kita bersama-sama saling berbagi cerita-cerita motivasi dengan menekan MAU BERBAGI? dipojok kanan atas atau klik Kirim Artikel
Produk Motivasi
10 cerita motivasi yang akan mengubah hidup Anda....
Rp 30.000,00
Powered by:
Site Map - Copyright © 2006-2010 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved
Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Motivation Motivate Motivational Semangat